Dibanding Victoria atau New South Wales, Western Australia memang jarang jadi sorotan utama kalau bicara destinasi wisata Australia, kalah pamor dari Melbourne atau Sydney yang lebih sering muncul di itinerary turis. Tapi buat kamu yang sedang berkuliah di sini, itu justru keuntungan: destinasi lebih sepi, biaya hidup relatif lebih terjangkau, dan pilihan tempat yang cocok buat mahasiswa tetap banyak, mulai dari yang bisa dijangkau jalan kaki dari kampus, sampai perjalanan darat yang sepadan untuk liburan semester. Satu hal lagi yang jadi ciri khas WA: garis pantainya menghadap ke barat, ke arah Samudra Hindia, sehingga hampir semua pantai di sini punya sunset yang konsisten bagus, sesuatu yang nggak dimiliki pantai-pantai populer di wilayah East Coast Australia.

Buat kamu yang studi di Melbourne, Sydney, Brisbane, atau kota lain di pesisir timur, WA mungkin belum masuk radar liburan, padahal ini negara bagian terbesar di Australia, luasnya sekitar sepertiga dari total daratan benua ini. Penerbangan dari kota-kota besar pesisir timur ke Perth memang memakan waktu 4-5 jam, jadi bukan destinasi liburan akhir pekan dadakan, tapi justru pas dimasukkan ke rencana liburan semester, sekalian mengunjungi teman sesama awardee yang studi di WA. Artikel ini juga relevan untuk para awardee yang sudah menyelesaikan studi: kalau dulu waktu kuliah nggak sempat eksplor lebih jauh dari Perth, WA tetap layak jadi tujuan liburan meski status sudah alumni.
Catatan praktis soal transportasi: destinasi yang dekat kota (Kings Park, Fremantle, Rottnest) bisa dijangkau dengan transportasi umum atau ferry. Tapi untuk Pinnacles, Margaret River dan sekitarnya, serta Kalbarri, opsi paling realistis adalah sewa mobil (bisa patungan kalau berkelompok) atau ikut tur harian maupun tur beberapa hari dari pusat kota Perth. Berikut rekomendasi yang disusun dari yang paling dekat ke yang paling jauh dari Perth.
1. Kings Park & Swan River: di Tengah Kota

Kalau kamu butuh refreshing cepat tanpa keluar biaya, Kings Park adalah pilihan paling praktis. Taman kota seluas 400 hektare ini berjarak sekitar 1,5 km dari Perth CBD dan menawarkan pemandangan Swan River serta skyline kota, cocok untuk jalan santai, piknik, atau sekadar baca jurnal di luar ruangan. Botanic Garden di dalamnya menyimpan sekitar 319 spesies flora asli WA dan jadi rumah bagi puluhan spesies burung. Gratis masuk, dan mudah dijangkau dengan transportasi umum dari sebagian besar kampus di Perth.

2. Fremantle: Kota Pelabuhan Bersejarah

Sekitar 30 menit dari pusat kota Perth, Fremantle menawarkan suasana berbeda: bangunan kolonial, pasar mingguan (Fremantle Markets), galeri seni, dan deretan kafe di sepanjang South Terrace. Fremantle Prison, bekas penjara yang kini jadi situs warisan dunia UNESCO, juga layak dikunjungi kalau kamu tertarik sejarah kolonial Australia. Pantai di sekitar Fremantle juga sangat cocok untuk destinasi view sunset, seperti Coogee Beach, Cottesloe Beach, maupun South Beach yang menampilkan langsung pemandangan ke arah Rottnest Island. Cocok untuk destinasi setengah hari di akhir pekan.

3. Rottnest Island: Rumah Para Quokka

Naik ferry sekitar 30 menit dari Fremantle atau Perth CBD, Rottnest Island terkenal dengan quokka, hewan marsupial kecil yang terkenal “paling bahagia di dunia” karena senyumnya yang khas di foto. Pulau bebas kendaraan pribadi ini punya puluhan pantai dan teluk dengan air jernih yang cocok untuk snorkeling, serta jalur sepeda yang mengelilingi pulau, jadi eksplorasinya memang paling nyaman dengan sepeda sewaan atau jalan kaki. Ideal untuk kunjungan satu hari, meski kalau ada waktu lebih, menginap di sini juga sepadan dicoba: sunset dari sisi barat pulau, tanpa gangguan lampu kota, jadi salah satu yang paling diburu pengunjung.

4. Pinnacles & Lancelin: Landscape Gurun dan Bukit Pasir

Sekitar 2 jam berkendara ke utara dari Perth, Pinnacles Desert menyuguhkan ribuan formasi batu kapur yang menjulang dari hamparan pasir kuning, pemandangan yang terasa seperti planet lain. Waktu terbaik berkunjung adalah saat matahari terbit atau terbenam, ketika bayangan formasi batu menciptakan efek visual paling dramatis.

Dalam perjalanan ke atau dari Pinnacles, sempatkan mampir ke Lancelin, kota pesisir kecil sekitar 1,5 jam dari Perth yang terkenal dengan bukit pasir putihnya yang luas, cocok untuk sandboarding, serta jadi salah satu spot terbaik di WA untuk windsurfing dan kitesurfing berkat anginnya yang konsisten kencang. Karena agak jauh dari transportasi umum, kedua destinasi ini paling nyaman dikunjungi dengan mobil atau ikut tur harian dari Perth.
5. Margaret River & Kawasan Southwest: Hutan, Gua, dan Ujung Benua

Berjarak sekitar 3 jam dari Perth, kawasan Margaret River terkenal dengan hutan karri yang menjulang tinggi dan sistem gua bawah tanah yang bisa dijelajahi, seperti Lake Cave dan Mammoth Cave. Pantai-pantainya, seperti Prevelly, punya ombak besar yang jadi favorit peselancar, sekaligus salah satu spot terbaik menonton matahari tenggelam di atas laut.

Kalau ada waktu lebih, kawasan Southwest di sekitar Margaret River juga layak dieksplor. Busselton, sekitar 30 menit ke utara, punya Busselton Jetty, dermaga kayu bersejarah sepanjang 1,8 km yang jadi titik pantau migrasi ribuan paus setiap Mei sampai Desember, lengkap dengan observatorium bawah laut di ujungnya. Ke arah selatan, Augusta menyimpan Cape Leeuwin Lighthouse, titik paling barat daya benua Australia sekaligus tempat pertemuan Samudra Hindia dan Samudra Selatan, dan juga jadi lokasi favorit menonton paus saat musim migrasi. Buat yang suka hiking, Cape to Cape Track menghubungkan mercusuar di Cape Naturaliste dan Cape Leeuwin sepanjang sekitar 135 km menyusuri punggung bukit pesisir Leeuwin-Naturaliste, bisa ditempuh sebagian saja sesuai waktu yang tersedia. Karena cakupan areanya luas, kawasan ini paling nyaman dijelajahi lewat road trip 2-3 hari, terutama kalau bepergian berkelompok agar biaya sewa mobil dan akomodasi bisa dibagi.
6. Kalbarri & Nature’s Window: Ikon Foto yang Wajib Didatangi Langsung

Sekitar 6-7 jam berkendara ke utara dari Perth (atau sekitar 570 km), Kalbarri National Park menyimpan salah satu spot foto paling ikonik di WA: Nature’s Window, formasi batu alami berbentuk jendela yang membingkai pemandangan Sungai Murchison di bawahnya. Selain Nature’s Window, kawasan ini juga punya jalur hiking Loop Trail di sepanjang tebing sungai serta Kalbarri Skywalk, dua platform pandang yang menjorok ke jurang sekitar 100 meter di atas ngarai Sungai Murchison. Karena jaraknya cukup jauh, destinasi ini paling cocok untuk perjalanan darat 2-3 hari saat semester break, idealnya digabung dengan singgah di kota-kota kecil di sepanjang rute seperti Cervantes atau Geraldton, atau mampir sebentar ke Hutt Lagoon, danau berwarna merah muda yang terletak di antara Geraldton dan Kalbarri.

WA memang bukan Victoria atau NSW dalam urusan popularitas wisata, tapi justru itu yang bikin eksplorasi di sini terasa lebih personal, nggak berebut spot foto dengan ratusan turis lain, dan hampir di mana pun kamu berdiri menghadap pantai, sunset-nya nyaris selalu memanjakan mata. Dari yang bisa dijangkau jalan kaki sampai yang butuh perjalanan darat berhari-hari, WA punya banyak destinasi ramah mahasiswa untuk mengisi waktu luang di sela studi. Kuncinya adalah menyesuaikan destinasi dengan waktu dan budget yang kamu punya, nggak perlu menunggu liburan panjang untuk mulai eksplorasi, karena beberapa tempat di daftar ini bisa dicapai bahkan dalam satu hari akhir pekan. Dan untuk para awardee di pesisir timur maupun yang sudah menyelesaikan studi, jangan sampai nama “negara bagian terbesar” ini cuma jadi informasi saja: WA layak jadi salah satu destinasi liburan kalian juga, entah masih jadi awardee aktif atau sudah alumni.