
Sumber: LPDP Annual Report, Tahun 2024
Merujuk pada LPDP Annual Report pada Tahun 2024, penerima beasiswa LPDP tersebar di berbagai kawasan dunia, mencerminkan komitmen Indonesia dalam mengembangkan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi bertaraf internasional. Sebaran global ini meliputi kawasan Eropa, Britania Raya dan Irlandia, Australia–New Zealand, Amerika, Asia, serta Afrika. Distribusi tersebut menunjukkan upaya strategis LPDP dalam menempatkan putra-putri terbaik Indonesia pada berbagai sistem pendidikan dan lingkungan riset internasional guna memperluas jejaring akademik dan memperkaya perspektif keilmuan.
Di antara kawasan tujuan tersebut, negara-negara dengan sistem pendidikan berbahasa Inggris masih mendominasi pilihan studi penerima beasiswa LPDP. Faktor reputasi akademik, kekuatan riset, serta kerja sama institusional yang telah terbangun menjadi alasan utama tingginya minat awardee terhadap kawasan-kawasan tersebut. Kawasan Britania Raya dan Irlandia menempati posisi tertinggi dalam proporsi penerima beasiswa LPDP secara global, diikuti oleh kawasan tujuan lainnya.
Kawasan Australia–New Zealand menempati posisi tujuan terbesar kedua bagi penerima beasiswa LPDP secara global, dengan kontribusi sekitar 25% dari total awardee LPDP di seluruh dunia. Posisi ini menegaskan peran strategis Australia dan New Zealand dalam ekosistem pendidikan tinggi internasional bagi Indonesia, sekaligus menunjukkan besarnya komunitas akademik Indonesia yang berkembang di kawasan ini.
Besarnya jumlah awardee LPDP di Australia dan New Zealand menegaskan pentingnya kawasan ini sebagai pusat pengembangan kapasitas akademik dan profesional. Kondisi tersebut juga memperkuat peran Mata Garuda Australia–New Zealand sebagai wadah penghubung antar awardee dan alumni dalam membangun kolaborasi, pertukaran pengetahuan, serta kontribusi berkelanjutan bagi pembangunan Indonesia.

Data pada gambar menunjukkan bahwa awardee LPDP di kawasan Australia–New Zealand cenderung memilih universitas-universitas dengan reputasi akademik dan kapasitas riset yang kuat. Pilihan ini mencerminkan orientasi awardee terhadap kualitas pendidikan serta relevansi program studi dengan pengembangan kapasitas sumber daya manusia Indonesia.
The University of Melbourne menjadi tujuan utama awardee LPDP, diikuti oleh Monash University dan The University of Queensland, yang dikenal memiliki kekuatan riset pada berbagai disiplin ilmu. Sementara itu, The University of New South Wales dan The University of Sydney juga menjadi pilihan penting, khususnya pada bidang teknik, bisnis, dan ilmu sosial.
Persebaran Awardee Aktif di Australia-New Zealand


Awardee LPDP yang sedang menempuh studi di Australia tersebar di berbagai negara bagian dan teritori, dengan konsentrasi terbesar berada di wilayah timur dan tenggara. Victoria menjadi wilayah dengan jumlah awardee terbanyak, diikuti oleh New South Wales dan Queensland, sejalan dengan keberadaan universitas-universitas utama dan pusat riset unggulan. Awardee juga tersebar di Australian Capital Territory, Western Australia, dan South Australia dalam jumlah yang lebih terbatas, mencerminkan pola mobilitas akademik yang dipengaruhi oleh lokasi institusi pendidikan tinggi.
Sedangkan di New Zealand, awardee LPDP terutama terkonsentrasi di Auckland sebagai pusat pendidikan tinggi utama, disusul oleh Wellington. Sejumlah awardee lainnya tersebar di Otago, Waikato, Canterbury, dan Manawatū-Whanganui dengan jumlah yang lebih kecil. Meskipun jumlah awardee di New Zealand relatif lebih sedikit dibandingkan Australia, pola persebarannya tetap menunjukkan konsentrasi pada pusat-pusat akademik dan institusi pendidikan unggulan.
Makna Strategis Australia–New Zealand bagi Komunitas LPDP
Secara keseluruhan, persebaran awardee LPDP di Australia dan New Zealand menunjukkan keterkaitan yang erat antara pilihan lokasi studi dengan pusat-pusat pendidikan dan riset unggulan. Pola ini menegaskan peran strategis kawasan Australia–New Zealand dalam pengembangan kapasitas akademik awardee LPDP serta pentingnya penguatan jejaring komunitas dan alumni untuk mendukung kontribusi berkelanjutan bagi Indonesia.
Kedepan, besarnya dan tersebarnya komunitas awardee di kawasan ini membuka peluang yang luas untuk memperkuat kolaborasi akademik, pertukaran pengetahuan, serta inisiatif bersama yang berdampak. Dengan koordinasi yang solid dan keterlibatan aktif antar anggota, komunitas LPDP di Australia–New Zealand memiliki potensi besar untuk berperan sebagai penghubung strategis antara pengalaman global dan kebutuhan pembangunan nasional.
Editor: Digisocmed Division, 2026